--------------------------------

banner image

Linked

banner image

Bahaya Penyakit TBC (Tuberculosis) yang Jarang Orang Tahu dan Cara Pengobatan yang Tepat

        Helllo Kupasers ! .Dalam memberikan pengobatan TBC paru ini memang dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan serta kedisiplinan pasien dalam meminum obat. Karena lama pengobatan dan perawatan Tuberkulosis ini adalah selama 6 bulan. Yang dimaksud dengan pengertian penyakit TBC adalah merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mikrobakterium Tuberkulosa, bakteri ini menyerang siapa saja pria maupun wanita tanpa memandang usia. Dan biasanya penyakit TBC sering menyerang pada usia rata-rata 15-35 tahun, boleh dibilang usia masih produktif.
Obat TBC yang digunakan dalam memberikan terapi dan perawatan TBC paru yang dilakukan oleh tim dokter dan medis adalah sebagai berikut :
  • Obat primer tuberkulosis yang terdiri dari INH (isoniazid), Rifampisin, Etambutol, Streptomisin, Pirazinamid.
  • Obat sekunder tuberkulosis yang terdiri dari Exionamid, Paraaminosalisilat, Sikloserin, Amikasin, Kapreomisin dan Kanamisin.
        Dalam dunia kedokteran kita juga mengenal akan prinsip pengobatan tuberkulosis berdasarkan Pedoman Nasional Penanggulangan TB yang dikenal dengan istilah OAT (obat antituberkulosis) yang mengatakan bahwasannya OAT untuk para penderita TB paru ini harus diberikan dalam bentuk kombinasi beberapa jenis obat, dalam jumlah cukup dan dosis tepat sesuai dengan kategori pengobatan. Jangan gunakan OAT tunggal (monoterapi). Pemakaian OAT dengan Kombinasi Dosis Tetap (OAT-KDT) lebih menguntungkan dan sangat dianjurkan. Selain medis pengobatan herbal penyakit TBC juga banyak mengalami perkembangan pula.
Jenis pengobatan TBC pada orang dewasa terdiri dari 3 kategori. Kategori dalam pemberian obat untuk pengobatan perawatan TB Paru adalah :
  1. Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3. Dalam kategori jenis pertama ini penderita selama 2 bulan minum obat INH, rifampisin, pirazinamid, dan etambutol setiap hari (tahap intensif), dan 4 bulan selanjutnya minum obat INH dan rifampisin tiga kali dalam seminggu (tahap lanjutan). Pemberian obat TBC ini diberikan kepada pasien baru TBC paru dengan hasil BTA positif, penderita TBC ekstra paru (TBC di luar paru-paru) yang berat.
  2. Kategori 2 : HRZE/5H3R3E3. PengobatanDiberikan kepada penderita yang kambuh. Pasien yng mengalami gagal terapi dan juga kepada penderita dengan pengobatan setelah lalai minum obat.
  3. Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3. Pengobatan Tuberkulosis kategori ketiga ini diberikan kepada penderita BTA (+) dan rontgen paru mendukung aktif.
Sedangkan pada anak akan berbeda dalam dosis dan waktu pemberian obat ini. 
Pengobatan TBC pada anak ini memakan waktu berkisar antara 6 - 9 bulan. Berbeda denga jenis obat herbal TBC juga. Yaitu dengan jenis obat TBC paru dari medis yang terdiri dari :
  1. 2HR/7H2R2 : INH + Rifampisin setiap hari selama 2 bulan pertama, kemudian INH + Rifampisin setiap hari atau 2 kali seminggu selama 7 bulan (ditambahkan Etambutol bila diduga ada resistensi terhadap INH).
  2. 2HRZ/4H2R2 : INH + Rifampisin + Pirazinamid : setiap hari selama 2 bulan pertama, kemudian INH + Rifampisin setiap hari atau 2 kali seminggu selama 4 bulan (ditambahkan Etambutol bila diduga ada resistensi terhadap INH).
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengobatan TBC dan juga perawatan penyakit TBC yaitu :
  1. 1. Minum obat dengan teratur dan benar sesuai dengan anjuran dokter selama 6 bulan berturut-turut tanpa terputus. Jenis, jumlah, dan dosis obat yang cukup serta teratur dalam menjalankan proses pengobatan. Bila minum obat tidak teratur maka dapat berakibat kuman TBC tidak mati, tumbuh resistensi obat, kuman menjadi kebal sehingga penyakit TBC akan semakin sulit untuk disembuhkan.
  2. 2. Makan makanan yang baik dengan gizi yang seimbang disertai pola makan yang sehat dan juga pola hidup sehat.
  3. 3. Berhenti merokok, hindari minum minuman beralkohol dan obat bius narkoba.
  4. 4. Seluruh anggota keluarga berperan aktif dalam mengawasi penderita untuk meminum obat TBC yang dikonsumsinya secara teratur dan benar.
  5. 5. Dianjurkan meminum obat dalam keadaan perut kosong (pagi)
  6. 6. Istirahat tidur yang baik dan yang cukup.
Demikian tadi beberapa cara pengobatan dari sisi medis yang dapat ditempuh bagi para penderita TBC , semoga lekas sembuh dan membaik . Mari jaga diri kita , keluarga kita dari setiap ancaman penyakit TBC . Tahun 2020 ini adalah tahun yang berat untuk penderita TBC karena virus covid-19 .maka dari itu bagi para penderita TBC perlu pengawasan yang extra.
Bahaya Penyakit TBC (Tuberculosis) yang Jarang Orang Tahu dan Cara Pengobatan yang Tepat Bahaya Penyakit TBC (Tuberculosis) yang Jarang Orang Tahu dan Cara Pengobatan yang Tepat Reviewed by KUPAS TERANG on July 25, 2020 Rating: 5

No comments:

Newsletter

Responsive Ads Here
Powered by Blogger.